Lokasi tepat di seberang Rumah Kayu, Gading Serpong - Tangerang Selatan.
Selasa, 24 Februari 2015
Selasa, 04 November 2014
Ribetnya Ngopi di Paris
Seperti yang kita tahu, orang Prancis itu adalah warga dunia yang paling sombong budaya. Kalau kamu pernah ke Paris, atau pernah dengar cerita orang yang pernah ke Paris, kamu akan tahu betapa sulitnya berkomunikasi dengan para Parisian itu, karena mereka hanya mau berbahasa Perancis dan nggak mau berbahasa Inggris.
Mau nggak mau, suka nggak suka, ketika kita berada di sana ya kita juga harus mencoba berkomunikasi dengan Bahasa Perancis, termasuk ketika kita memesan kopi di coffee shop.
Lupakan “Café au Lait” ketika kamu berada di Paris. Meskipun kata ini berasal dari Bahasa Prancis, tapi nggak ada orang setempat yang memesan kopi ini. Yang paling mirip dengan Café au Lait ini adalah Café Crèmedan Grand Crème. Dilihat dari namanya, keduanya ini hanya berbeda dari ukurannya saja, sementara isinya sama: espresso dan susu yang atasnya diberi foam, miripCappuccino.
Kalau kamu lebih memilih kopi bergayadrip, sebutkan kata “Café Allongé”espresso yang dilarutkan dengan air panas. Kalau kamu ingin memesan drip dengan susu, katakan “Café Allongé avec du lait à coté. Gimana kalau kamu cuma pesan “Café” Jangan kecewa kalau yang akan dibuatkan untuk kamu hanyalah espresso dalam cangkir mungil.
Kopi susu dalam gelas besar yang disukai oleh kebanyakan orang Amerika itu hanya diminum oleh orang Prancis saat sarapan pagi. Mereka biasa mencelupkan roti ke dalam kopi mereka. Sekitar jam 10 pagi, mereka biasa minum espresso. Dan kalau kamu ingin turunannya espresso kamu bisa memesan “Noisette” Kata ini sebenarnya berarti “hazelnut”, tapi sama sekali nggak mengandung kacang itu, hanya mungkin menurut mereka warnanya mirip denganhazelnut. Beberapa istilah lain yang penting untuk kamu ketahui adalah“sucre” untuk “gula”, “edulcorant” untuk “pemanis buatan”, dan “chocolat chaud”untuk coklat panas. Ingin kopi yangdecaf? Kamu tinggal bilang “Déca”.
Hal lain yang perlu kamu tahu adalah mengenai harga. Di tempat yang sama, harga kopi bisa berbeda-beda tergantung di mana kamu memilih untuk duduk. Kalau kamu minum di meja harganya jauh lebih mahal dibanding kalau kamu minum di bar. Selain itu, jangan duduk di meja yang ada alat makan dan gelasnya, karena meja itu disiapkan untuk orang yang ingin makan, bukan untuk orang yang hanya datang untuk minum kopi. Jadi jangan tersinggung kalau kamu akan diusir kalau duduk di sana. Ngopi di Paris memang tampaknya ribet, tapi mungkin kamu akan ikhlas menjalani keribetan itu karena keromantisan dan keindahan kota Paris yang menawan itu…
Yang menarik adalah, ada sebuahcoffee shop di French Riviera, Pantai Gading, yang bernama “La Petite Syrah”. Di tempat ini, harga kopinya tergantung seberapa sopannya kamu kepada para barista di sana. Kalau kamu bilang“please”, kamu akan dapat diskon setengah harga. Kalau kamu bilang“hello” dan “please”, kopimu akan dihargai 4 kali lebih murah. Tanpa kata-kata sakti itu, kamu harus membayar 7 euro atau $9,60 untuk secangkir kopi. Mahal ya?
Bonjour, un café, s’il vous plaît?
|Sumber: kompasiana.com
Jengkol Dalam Resep Masakan Perancis
Jika mendengar kata "jengkol" dalam makanan, kesan yang pertama melintas di benak adalah: Bau dan Kampung! Padahal Jengkol sebagai bahan makanan telah mendunia dan disukai oleh bangsawan perancis sejak zaman Napoleon. Hal tersebut terkait dengan dibawanya Jengkol ke Perancis oleh Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels yang merupakan kepanjangan tangan Napoleon Bonaparte.
Sejarah Jengkol kemudian menjadi rahasia yang ditutup rapat-rapat oleh koki-koki terbaik perancis. Hingga seorang koki Indonesia yang belajar masakan Perancis menemukan manuskrip tua tentang masakan Jengkol ini dalam resep kuliner perancis.
Berikut beberapa nama masakan Jengkol Khas Perancis yang ia temukan
1. Jengkol Fillet Mignon a La France : Jengkol yang diiris tipis, disajikan dengan sambal khas Perancis
2. Jengkol Grille Foie Gras : Jengkol bakar disajikan dengan pasta dari hati angsa dan saus truffle (sejenis jamur langka)
3. Vapeu le Jengkol Quatro Fromage : Jengkol kukus yang ditaburi dengan 4 jenis keju Perancis
4. Jengkol frites au champagne du Bordeaux : Jengkol goreng yang disiram dengan champagne spesial dariBordeaux
5. Brut Jengkol chou Vin Rouge : Jengkol muda mentah yang disajikan dengan kol rebus dan anggur merah.
6. Jengkol Saute condiment le Espelette : Tumis Jengkol dengan sambalespelette (sejenis cabai merah)
7. Bouillingkolaise Pot la grande: Jengkol Rebus yang disajikan dengan mayonaise dalam mangkok besar untuk dimakan ramai-ramai.
8. Jengkolfreme Cheateu le Blanc: Masakan Jengkol yang difermentasi dengan Anggur kelas Grand Premiere AChâteau Cheval Blanc selama 3 jam tepat.
Resep tersebut kemungkinan hanya sebagian kecil dari sejarah masakan jengkol di Perancis. Bahkan penelitian lebih lanjut menduga adanya kemungkinan masakan Jengkol mempengaruhi budaya parfum di Perancis. Jadi mulai saat ini anda tidak perlu malu jika menggemari masakan khas jengkol seperti "Seou Mouire Jengkol".
|Sumber: kompasiana.com